Ada beberapa macam layout dalam bidang Desain Komunikasi Visual, diantaranya sebagai berikut:
1. Mondrian Layout – Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda bernama Piet Mondrian, yaitu: penyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk square/landscape/portait, dimana masing-masing bidangnya sejajar dengan bidang penyajian dan memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga membentuk suatu komposisi yang konseptual.
2. Multi Panel Layout – Bentuk media informasi dimana dalam satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema visual dalam bentuk yang sama (square/double square semuanya) .
3. Picture Window Layout – Tata letak iklan dimana produk yang diiklankan ditampilkan secara close up. Bisa dalam bentuk produknya itu sendiri atau juga bisa menggunakan model (public figure).
4. Copy Heavy Layout – Tata letaknya mengutamakan pada bentuk copy writing (naskah) atau dengan kata lain komposisi layout nya didominasi oleh penyajian teks (copy).
5. Frame Layout – Suatu tampilan media informasi dimana border/bingkai/frame-nya membentuk suatu naratif (mempunyai cerita).
6. Silhouette Layout – Sajian media informasi yang berupa gambar ilustrasi atau tehnik fotografi dimana hanya ditonjolkan bayangannya saja. Penyajian bisa berupa Text-Rap/warna spot color yang berbentuk gambar ilustrasi atau pantulan sinar seadanya dengan tehnik fotografi.
7. Type Specimen Layout -Tata letak media informasi yang hanya menekankan pada penampilan jenis huruf dengan point size yang besar. Pada umumnya hanya berupa Head Line saja.
8. Circus Layout -Penyajian media informasi yang tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan baku. Komposisi gambar visualnya, bahkan kadang-kadang teks dan susunannya tidak beraturan.
9. Jumble Layout - Penyajian media informasi yang merupakan kebalikan dari sircus lay out, yaitu komposisi beberapa gambar dan teksnya disusun secara teratur.
10. Grid Layout - Suatu tata letak media informasi yang mengacu pada konsep grid, yaitu desain media informasi tersebut seolah-olah bagian per bagian (gambar atau teks) berada di dalam skala grid.
11. Bleed Layout - Sajian media informasi dimana sekeliling bidang menggunakan frame (seolah-olah belum dipotong pinggirnya). Catatan: Bleed artinya belum dipotong menurut pas cruis (utuh) kalau Trim sudah dipotong.
12. Vertical Panel Layout – Tata letaknya menghadirkan garis pemisah secara vertical dan membagi lay out media informasi tersebut.
13. Alphabet Inspired Layout - Tata letak media informasi yang menekankan pada susunan huruf atau angka yang berurutan atau membentuk suatu kata dan diimprovisasikan sehingga menimbulkan kesan narasi (cerita).
14. Angular Layout - Penyajian media informasi dengan susunan elemen visualnya membentuk sudut kemiringan, biasanya membentuk sudut antara 40-70 derajat.
15. Informal Balance Layout - Tata letak media informasi yang tampilan elemen visualnya merupakan suatu perbandingan yang tidak seimbang.
16. Brace Layout - Unsur-unsur dalam tata letak media informasi membentuk letter L (L-Shape). Posisi bentuk L nya bisa tebalik, dan dimuka bentuk L tersebut dibiarkan kosong.
17. Two Mortises Layout - Penyajian bentuk media informasi yang penggarapannya menghadirkan dua inset yang masing-masing memvisualkan secara diskriptif mengenai hasil penggunaan/detail dari produk yang ditawarkan.
18. Quadran Layout - Bentuk tampilan media informasi yang gambarnya dibagi menjadi empat bagian dengan volume/isi yang berbeda. Misalnya kotak pertama 45%, kedua 5%, ketiga 12%, dan keempat 38%. (mempunyai perbedaan yang menyolok apabila dibagi empat sama besar).
19. Comic Strips Layout - Penyajian media informasi yang dirancang secara kreatif sehingga merupakan bentuk media komik, lengkap dengan captions nya.
20. Rebus Layout - Susunan layout media informasi yang menampilkan perpaduan gambar dan teks sehingga membentuk suatu cerita.


bnyk membantu nih boss….
slm knl
“semoga bermanfaat jg bos…salam knl kmbali ^_^”
Wew. Tq banget bos. Ada contoh” nya gak yg dapat dilihat ?
Ada contoh2 layoutnya gak bos? Boleh jg tuh :d
“oke…nanti saya coba posting lg menyusul ya…semoga bisa berguna…salam kenal boz”